Arti Dibalik Miringnya Baret Pramuka
A. Penggunaan Baret di Indonesia
Mendengar kata baret itu pasti sudah tidak asing lagi di telinga kalian. Baret adalah sebuah topi berbentuk bulat, pipih, dan lembut, biasanya terbuat dari tenunan, wol rajutan tangan, katun rajutan, flanel wol, atau serat akrilik. Awalnya, produksi massal baret dimulai pada abad ke-19 di Prancis dan Spanyol. Baret biasanya dipakai sebagai bagian dari banyak seragam unit militer dan polisi di seluruh dunia, serta oleh organisasi lainnya.
Di Indonesia sendiri, baret juga dipakai oleh anggota TNI, POLRI, dan bahkan oleh anggota pramuka. Apakah kamu pernah memperhatikan baret tentara, polisi, dan pramuka? Selain warna dan lambang emblem yang berbeda, apa lagi perbedaan yang kamu jumpai? Jika tidak disandingkan, kita mungkin tidak akan mengenali perbedaan ini. Yakni soal arah miring baret. Ternyata, penggunaan baret ada yang miring ke kanan dengan posisi emblem di kiri, tapi ada juga yang miring ke kiri dengan emblem di sebelah kanan.
Kenapa mesti berbeda-beda? Begini penjelasannya, arah miring baret menandakan tugas yang menandakan fungsi tugas pasukan di dunia militer. Baret yang miring ke kiri adalah baret yang dikenakan oleh pasukan dengan tugas pelindung keamanan dan penegakkan hukum. Ini dikenakan oleh anggota Polri dan anggota TNI yang berdinas sebagai Polisi Militer. Sedangkan yang baretnya miring ke kanan, itu artinya pasukan yang dipersiapkan untuk bertempur dalam medan perang. Pemakaian baret seperti ini dilakukan oleh seluruh anggota TNI, kecuali yang berdinas di Polisi Militer.
B. Baret Pada Pramuka
Lalu bagaimana dengan penggunaan baret pramuka? Baret pramuka juga miring ke kanan, sebagaimana baret yang dipakai oleh TNI. Ini terjadi karena dalam sejarah kelahirannya, pramuka adalah organisasi pasukan tempur cadangan. Meskipun tidak langsung berperang, kepanduan (Pramuka era dulu) bertugas untuk memberi bantuan kepada para pejuang perang. Contohnya adalah ketika ada yang terluka, maka anggota kepanduan (pramuka era dulu) menggotong para pejuang ke tempat perawatan.
Dengan demikian, setiap anggota pramuka diharapkan menjadi pemuda yang berani membela kebenaran dan bahkan siap melakukan gerakan kemanusiaan. Jadi itulah arti penggunaan baret ada yang miring ke kiri dan ada yang miring ke kanan. Sudah paham kan?

Comments
Post a Comment